Category: GaleriFoto

Berikut hasil pencarian Anda. Jika Anda tidak menemukan yang Anda cari, coba gunakan kata kunci lain atau hubungi kami.

Ekonomi Provinsi Bengkulu Tumbuh Impresif 5,2% di Triwulan II, Sektor Pertanian dan Pariwisata Jadi Penopang Utama

Bengkulu, 5 September 2025 – Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Bengkulu merilis data pertumbuhan ekonomi yang menunjukkan kinerja positif pada Triwulan II-2025. Perekonomian Provinsi Bengkulu tercatat tumbuh sebesar 5,2% (y-on-y), melampaui capaian pada triwulan sebelumnya. Biro Perekonomian Setda menilai capaian ini sebagai hasil dari stabilitas yang terjaga dan efektivitas kebijakan stimulus yang dijalankan pemerintah daerah. Kepala Biro Perekonomian Setda Provinsi Bengkulu menjelaskan bahwa ada dua sektor utama yang menjadi motor penggerak pertumbuhan. “Sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan menunjukkan pertumbuhan yang solid didukung oleh peningkatan produksi komoditas kelapa sawit dan kopi. Di sisi lain, sektor pariwisata juga bangkit dengan meningkatnya jumlah kunjungan wisatawan domestik pasca-event promosi daerah beberapa waktu lalu,” jelasnya. Pertumbuhan ini juga didukung oleh realisasi investasi yang terus meningkat, baik Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) maupun Penanaman Modal Asing (PMA), yang menandakan iklim usaha di Bengkulu semakin kondusif. Pemerintah Provinsi Bengkulu optimis tren positif ini akan berlanjut hingga akhir tahun. “Kami akan terus menjaga momentum ini dengan mempermudah perizinan usaha, melanjutkan pembangunan infrastruktur pendukung, dan memperkuat program-program pemberdayaan ekonomi masyarakat untuk memastikan pertumbuhan yang berkualitas dan inklusif,” tutupnya.

Read More »

Biro Perekonomian Dorong Produk UMKM Bengkulu Tembus Pasar Ritel Modern Melalui Program ‘Jagoan Lokal’

Bengkulu, 9 September 2025 – Sebagai wujud nyata dukungan terhadap pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), Biro Perekonomian Setda Provinsi Bengkulu meluncurkan program inkubasi “Jagoan Lokal”. Program ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas dan daya saing produk unggulan daerah agar dapat memenuhi standar dan masuk ke pasar ritel modern seperti supermarket dan hotel. Program yang berlangsung selama tiga bulan ini akan memberikan pendampingan intensif kepada 20 UMKM terpilih dari berbagai sektor, mulai dari kuliner, kriya, hingga fesyen. Materi pendampingan mencakup perbaikan desain kemasan, standarisasi produk, sertifikasi halal, hingga strategi pemasaran digital. “Potensi produk lokal kita luar biasa. Kopi Robusta, Sirup Kalamansi, dan aneka kerajinan Lantung memiliki cita rasa dan keunikan yang tidak kalah dari produk nasional,” ungkap Kepala Biro Perekonomian saat membuka acara. “Namun, seringkali tantangannya ada di kemasan dan akses pasar. Program ‘Jagoan Lokal’ ini adalah jembatan untuk mengatasi tantangan tersebut.” Di akhir program, Biro Perekonomian akan memfasilitasi sesi business matching yang mempertemukan para pelaku UMKM dengan manajer pembelian dari berbagai jaringan ritel modern di Bengkulu. Diharapkan langkah ini dapat secara signifikan memperluas jangkauan pasar produk lokal dan menggerakkan roda perekonomian di tingkat akar rumput.

Read More »

Pemprov Bengkulu Melalui Biro Perekonomian Gelar High Level Meeting TPID, Siapkan Strategi Pengendalian Inflasi Jelang Akhir Tahun

Mengantisipasi potensi kenaikan harga kebutuhan pokok menjelang akhir tahun 2025, Biro Perekonomian Setda Provinsi Bengkulu menggelar High Level Meeting Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) di Ruang Rapat Rafflesia, Kantor Gubernur, Kamis (11/9). Rapat ini dipimpin langsung oleh Kepala Biro Perekonomian dan dihadiri oleh perwakilan dari Bank Indonesia, BPS, Bulog, serta dinas-dinas terkait. Kepala Biro Perekonomian, (masukkan nama pejabat jika ada), dalam arahannya menyatakan bahwa sinergi dan kolaborasi antar-lembaga menjadi kunci utama dalam menjaga stabilitas harga di tingkat konsumen. “Kita perlu bergerak cepat dan terukur. Berdasarkan data historis, selalu ada potensi peningkatan permintaan di Kuartal IV. Oleh karena itu, kita harus memastikan ketersediaan pasokan dan kelancaran distribusi sejak dini,” ujarnya. Beberapa strategi yang disepakati dalam pertemuan tersebut antara lain adalah penguatan program Gerakan Pangan Murah (GPM) di 10 kabupaten/kota, peningkatan frekuensi sidak pasar untuk memantau rantai pasok komoditas strategis seperti beras, cabai, dan minyak goreng, serta optimalisasi kerja sama antar-daerah untuk mendatangkan pasokan dari wilayah surplus. Pemerintah Provinsi Bengkulu berkomitmen untuk menjaga daya beli masyarakat dan memastikan laju inflasi tetap berada dalam rentang target nasional. Masyarakat diimbau untuk tidak melakukan pembelian panik (panic buying) karena pemerintah menjamin ketersediaan stok kebutuhan pokok hingga awal tahun mendatang

Read More »