Bengkulu, 9 September 2025 – Sebagai wujud nyata dukungan terhadap pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), Biro Perekonomian Setda Provinsi Bengkulu meluncurkan program inkubasi “Jagoan Lokal”. Program ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas dan daya saing produk unggulan daerah agar dapat memenuhi standar dan masuk ke pasar ritel modern seperti supermarket dan hotel.
Program yang berlangsung selama tiga bulan ini akan memberikan pendampingan intensif kepada 20 UMKM terpilih dari berbagai sektor, mulai dari kuliner, kriya, hingga fesyen. Materi pendampingan mencakup perbaikan desain kemasan, standarisasi produk, sertifikasi halal, hingga strategi pemasaran digital.
“Potensi produk lokal kita luar biasa. Kopi Robusta, Sirup Kalamansi, dan aneka kerajinan Lantung memiliki cita rasa dan keunikan yang tidak kalah dari produk nasional,” ungkap Kepala Biro Perekonomian saat membuka acara. “Namun, seringkali tantangannya ada di kemasan dan akses pasar. Program ‘Jagoan Lokal’ ini adalah jembatan untuk mengatasi tantangan tersebut.”
Di akhir program, Biro Perekonomian akan memfasilitasi sesi business matching yang mempertemukan para pelaku UMKM dengan manajer pembelian dari berbagai jaringan ritel modern di Bengkulu. Diharapkan langkah ini dapat secara signifikan memperluas jangkauan pasar produk lokal dan menggerakkan roda perekonomian di tingkat akar rumput.
