
Bengkulu – Pemerintah Provinsi Bengkulu melakukan evaluasi terhadap kinerja PT Bimex (Perseroda) dalam rangka mendorong peningkatan kinerja perusahaan serta kontribusinya terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) Provinsi Bengkulu, Selasa (6/10/2026).
Rapat yang dimulai pukul 10.30 WIB tersebut dipimpin Sekretaris Daerah Provinsi Bengkulu Dr. H. Herwan Antoni, S.K.M., M.Kes., M.Si. Kegiatan diawali dengan pengantar Kepala Biro Perekonomian Setda Provinsi Bengkulu Hendra Gunawan, S.E, M.Si, kemudian dilanjutkan dengan arahan Sekretaris daerah serta pemaparan Direktur PT Bimex (Perseroda), Yugianto.
Dalam pemaparannya, Direktur PT Bimex menjelaskan kondisi aset aktif perusahaan, termasuk sejumlah rencana usaha yang sedang disiapkan, seperti program Minyak Goreng Merah Putih dan Air Kemasan Merah Putih. Selain itu, turut disampaikan perkembangan rekrutmen karyawan serta kondisi keuangan perusahaan.
Sekretaris Direksi juga menjelaskan sejumlah beban operasional perusahaan, di antaranya biaya sewa armada untuk distribusi gas elpiji dan biaya sewa gudang.
Dalam pembahasan, Asisten II/Plt. Inspektur Setda Provinsi Bengkulu Raden Ahmad Denni, S.H., M.M. menyoroti belum adanya kontribusi PT Bimex terhadap PAD Provinsi Bengkulu serta mempertanyakan kesesuaian antara pendapatan perusahaan dengan besaran biaya gaji karyawan.
Sementara itu, Kepala BPKAD Provinsi Bengkulu, Tommy Irawan, S.E., M.Si., mempertanyakan arah dan core business PT Bimex. Ia mengingatkan agar perusahaan tidak hanya mampu membayar gaji secara rutin, tetapi juga harus memiliki kegiatan usaha yang berjalan, menyelesaikan kewajiban atau utang, serta memberikan kontribusi terhadap PAD.
Setelah mendengarkan tanggapan Direktur PT Bimex, Kepala Biro Perekonomian, Koordinator BUMD Jaharman S.E, M.AK, dan Sekretaris Inspektorat Ade Suwadi, rapat menyepakati sejumlah langkah perbaikan. Salah satunya, pembayaran gaji karyawan perlu disesuaikan dengan kemampuan dan pendapatan usaha perusahaan.
Selain itu, audit BPKP perlu dilaksanakan sebagai salah satu syarat untuk pelaksanaan RUPS. PT Bimex juga diharapkan ke depan mampu memberikan kontribusi terhadap PAD Provinsi Bengkulu. Untuk mendukung proses tersebut, BPKAD diminta membantu kondisi keuangan PT Bimex dan menganggarkan bantuan biaya audit BPKP bagi perusahaan.(Koko)