Category: Tak Berkategori

Berikut hasil pencarian Anda. Jika Anda tidak menemukan yang Anda cari, coba gunakan kata kunci lain atau hubungi kami.

HUT ke-81 PMI, Herwan Antoni Ajak Perkuat Sinergi dan Kepedulian Kemanusiaan

BENGKULU – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Palang Merah Indonesia (PMI) menjadi momentum penting untuk memperkuat semangat kemanusiaan, meningkatkan kepedulian sosial, serta memperluas pelayanan bagi masyarakat yang membutuhkan. Hal tersebut dinyatakan oleh Ketua PMI Provinsi Bengkulu, Dr. H. Herwan Antoni, SKM., M.Kes., M.Si., dalam peringatan HUT ke-81 PMI yang berlangsung di Markas PMI Bengkulu.(15/10/2026). Herwan Antoni yang juga menjabat sebagai Sekretaris Daerah Provinsi Bengkulu yang dalam hal ini mewakili Gubernur Bengkulu menyampaikan bahwa peringatan HUT PMI bukan sekadar kegiatan seremonial tahunan, melainkan menjadi pengingat bagi seluruh jajaran PMI untuk terus menjaga semangat pengabdian dan meningkatkan peran organisasi dalam membantu masyarakat. Menurutnya, nilai-nilai kemanusiaan harus senantiasa diwujudkan melalui tindakan nyata, terutama dalam memberikan bantuan kepada masyarakat yang menghadapi kesulitan maupun membutuhkan pertolongan. Ia menjelaskan, PMI memiliki peran strategis dalam mendukung berbagai kegiatan kemanusiaan, baik melalui pelayanan donor darah, penyaluran bantuan sosial, maupun keterlibatan dalam penanganan bencana dan situasi darurat. Dalam kondisi tersebut, kehadiran PMI sangat dibutuhkan untuk membantu masyarakat memperoleh pertolongan secara cepat dan tepat sesuai dengan kebutuhan di lapangan. Karena itu, Herwan menilai bahwa peningkatan kualitas pelayanan harus menjadi perhatian bersama. PMI tidak hanya dituntut untuk menjalankan program kemanusiaan secara berkelanjutan, tetapi juga perlu memperkuat kesiapan sumber daya, meningkatkan koordinasi, serta memastikan pelayanan yang diberikan dapat menjangkau masyarakat secara luas, termasuk mereka yang berada dalam kondisi rentan dan membutuhkan bantuan segera. Selain peningkatan pelayanan, ia juga menekankan pentingnya membangun sinergi antara PMI, pemerintah daerah, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), fasilitas pelayanan kesehatan, serta seluruh elemen masyarakat. Kerja sama lintas sektor tersebut dinilai penting untuk mendukung pelaksanaan kegiatan kemanusiaan agar berjalan lebih efektif, terkoordinasi, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. “Momentum HUT ke-81 PMI ini diharapkan semakin memperkuat semangat kebersamaan, kepedulian, dan pengabdian dalam menjalankan misi kemanusiaan,” menjadi pesan dalam peringatan tersebut. Herwan berharap, melalui momentum peringatan HUT ke-81 ini, PMI Provinsi Bengkulu dapat terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat, memperkuat kesiapsiagaan dalam menghadapi berbagai potensi bencana, serta menumbuhkan semangat kerelawanan di tengah masyarakat. Menurutnya, kepedulian dan keterlibatan berbagai pihak merupakan bagian penting dalam membangun lingkungan sosial yang lebih tangguh dan responsif terhadap berbagai persoalan kemanusiaan. Dengan komitmen yang kuat dan dukungan berbagai pihak, PMI Provinsi Bengkulu diharapkan semakin mampu menjalankan fungsinya sebagai organisasi kemanusiaan yang tanggap, profesional, dan dipercaya masyarakat. Kehadiran PMI diharapkan tidak hanya dirasakan ketika terjadi bencana atau keadaan darurat, tetapi juga melalui berbagai kegiatan pelayanan sosial dan kesehatan yang memberikan manfaat secara berkelanjutan. Kehadiran para pejabat dan pemangku kepentingan tersebut mencerminkan pentingnya dukungan serta kolaborasi lintas sektor dalam memperkuat pelaksanaan tugas-tugas kemanusiaan. Sinergi antara pemerintah, lembaga pelayanan kesehatan, PMI, dan masyarakat diharapkan mampu mendukung peningkatan pelayanan kesehatan, pelaksanaan kegiatan sosial, kesiapsiagaan menghadapi bencana, serta berbagai bentuk pertolongan bagi masyarakat yang membutuhkan. Melalui peringatan HUT ke-81 PMI ini, PMI Provinsi Bengkulu diharapkan semakin memperkokoh komitmennya dalam mengedepankan nilai-nilai kemanusiaan, memperluas kepedulian terhadap sesama, dan meningkatkan kualitas pengabdian kepada masyarakat. Semangat kebersamaan yang terbangun diharapkan menjadi kekuatan untuk menghadirkan pelayanan kemanusiaan yang semakin baik dan memberikan dampak positif bagi masyarakat di seluruh wilayah Provinsi Bengkulu. Bersama PMI, kuatkan kepedulian dan hadirkan harapan bagi sesama, Tutupnya Peringatan HUT ke-81 PMI tersebut turut dihadiri Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Khairil Anwar, Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan R.A. Denni, ka. Biro Perekonomian Hendra Gunawan, S.E, M.Si, sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Provinsi Bengkulu, unsur Forkopimda, BAZNAS Provinsi Bengkulu serta jajaran direktur rumah sakit di Provinsi Bengkulu.(Koko/MC)

Read More »

Pemprov Bengkulu Matangkan Persiapan Gebyar Semarak Merah Putih 2026, Perkuat Koordinasi Antar-OPD

BENGKULU – Pemerintah Provinsi Bengkulu terus mematangkan persiapan pelaksanaan Gebyar Semarak Merah Putih 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada 9–19 November 2026. Kegiatan ini menjadi salah satu agenda dalam rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Provinsi Bengkulu yang diharapkan dapat berlangsung meriah dan sukses. Pemantapan persiapan tersebut dibahas dalam rapat koordinasi yang dipimpin Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Provinsi Bengkulu, R.A. Denni, di Ruang Rapat Merah Putih Lantai 2 Kantor Gubernur Bengkulu, Selasa (13/10/2026). Rapat ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah untuk memastikan seluruh tahapan persiapan berjalan sesuai rencana. Berbagai kebutuhan yang berkaitan dengan penyelenggaraan kegiatan dibahas agar setiap pihak yang terlibat dapat menjalankan tugas dan tanggung jawabnya secara optimal. Dalam arahannya, R.A. Denni menekankan pentingnya kesiapan seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) terkait dalam mendukung pelaksanaan Gebyar Semarak Merah Putih 2026. Ia meminta setiap OPD melakukan persiapan secara maksimal serta meningkatkan koordinasi agar seluruh kebutuhan kegiatan dapat dipenuhi dengan baik. “Seluruh OPD terkait diharapkan dapat mempersiapkan segala kebutuhan secara maksimal dan memperkuat koordinasi, sehingga pelaksanaan Gebyar Semarak Merah Putih dapat berjalan lancar sesuai dengan rencana,” ujar Denni. Menurutnya, sinergi antarpihak menjadi salah satu hal penting yang perlu diperhatikan dalam mempersiapkan kegiatan tersebut. Dengan pembagian tugas yang jelas dan koordinasi yang baik, berbagai kebutuhan penyelenggaraan diharapkan dapat dipersiapkan secara terencana sehingga pelaksanaan acara dapat berjalan tertib dan sesuai jadwal. Sementara itu, Kepala Biro Perekonomian Sekretariat Daerah Provinsi Bengkulu, Hendra Gunawan, menyampaikan bahwa koordinasi antarpihak harus terus diperkuat untuk memastikan seluruh persiapan berjalan terarah. Hal tersebut mencakup tahapan perencanaan hingga pelaksanaan kegiatan, sehingga setiap unsur yang terlibat memiliki pemahaman yang sama terhadap tugas dan tanggung jawab masing-masing. “Setiap pihak perlu memastikan kesiapan dan menjalankan tugas masing-masing dengan baik. Dengan koordinasi yang solid, seluruh rangkaian kegiatan diharapkan dapat terlaksana secara tertib dan sesuai jadwal,” ujar Hendra. Rapat koordinasi tersebut juga dihadiri pihak Event Organizer (EO) CV Swana Karya yang direncanakan terlibat dalam penyelenggaraan Gebyar Semarak Merah Putih 2026. Kehadiran pihak EO menjadi bagian dari pembahasan persiapan guna menyelaraskan kebutuhan penyelenggaraan dengan rencana kegiatan yang telah disusun oleh Pemerintah Provinsi Bengkulu. Melalui rapat ini, Pemprov Bengkulu berupaya memastikan setiap aspek persiapan dapat ditangani dengan baik melalui koordinasi dan kerja sama seluruh pihak terkait. Dengan persiapan yang matang, Gebyar Semarak Merah Putih 2026 diharapkan dapat terlaksana secara lancar, tertib, dan sesuai jadwal, sekaligus menjadi bagian dari kemeriahan peringatan HUT Provinsi Bengkulu. (Koko/MC)

Read More »

Bencoolen Fest 2026 Catat Transaksi Lebih dari Rp1 Miliar, Pemprov Bengkulu Dorong UMKM Perluas Pasar

BENGKULU – Bencoolen Fest 2026 resmi ditutup pada Minggu (11/10/2026) di Bencoolen Mall, Kota Bengkulu. Selama tiga hari pelaksanaan, festival yang diselenggarakan oleh Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bengkulu ini berhasil menarik lebih dari 22.000 pengunjung dan mencatat nilai transaksi mencapai Rp1.029.893.000. Dalam kegiatan tersebut, Kepala Biro Perekonomian Sekretariat Daerah Provinsi Bengkulu, Hendra Gunawan, S.E., M.Si., hadir mewakili Gubernur Bengkulu. Kehadirannya menjadi bentuk dukungan Pemerintah Provinsi Bengkulu terhadap pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), sekaligus upaya memperluas akses pasar bagi produk unggulan daerah. Bencoolen Fest 2026 diikuti oleh 25 pelaku UMKM dari berbagai sektor, mulai dari wastra, makanan dan minuman, hingga kerajinan tangan khas Bengkulu. Antusiasme masyarakat yang mengunjungi stan pelaku usaha menunjukkan besarnya peluang produk lokal untuk semakin dikenal dan diminati oleh pasar. Selain mencatat transaksi penjualan yang cukup besar, kegiatan ini juga menghasilkan kesepakatan business matching antara Kelompok Tani Paksi Jaya dan PT Alko Sumatera Kopi bersama para agregator serta calon pembeli. Kerja sama tersebut diharapkan menjadi langkah awal untuk memperkuat rantai pemasaran dan memperluas jangkauan produk unggulan Bengkulu. Dari sisi sosial, gerai Wakafein berhasil menghimpun dana wakaf sebesar Rp6.781.000 selama tiga hari pelaksanaan. Dana tersebut direncanakan akan disalurkan kepada Pondok Pesantren Hidayatullah Kota Bengkulu untuk mendukung program wakaf produktif berupa budidaya lele dalam keramba. Hendra Gunawan menyampaikan apresiasi kepada Bank Indonesia, pemerintah kabupaten dan kota, perbankan, panitia, serta seluruh pelaku UMKM yang telah berkontribusi menyukseskan Bencoolen Fest 2026. Menurutnya, keberhasilan festival tidak hanya diukur dari besarnya nilai transaksi, tetapi juga dari terbukanya peluang usaha dan terjalinnya hubungan antara pelaku UMKM dengan calon pembeli. Ia menegaskan, pemerintah daerah perlu memastikan bahwa pertemuan antara pelaku usaha dan pembeli selama festival dapat berlanjut menjadi kerja sama yang berkesinambungan. Pelaku UMKM yang produknya telah siap memasuki pasar yang lebih luas perlu terus didampingi, sementara pelaku usaha yang masih membutuhkan pengembangan harus dibina agar mampu bersaing pada kesempatan berikutnya. Hendra juga mengingatkan para pelaku UMKM agar tidak hanya berfokus pada tampilan kemasan produk, tetapi turut menjaga kualitas, ketepatan waktu pengiriman, serta kepercayaan konsumen. Menurutnya, kemampuan menjaga mutu dan memberikan pelayanan yang dapat diandalkan merupakan faktor penting untuk memenangkan persaingan di pasar yang lebih besar. Pemerintah Provinsi Bengkulu, lanjutnya, akan terus bersinergi dengan Bank Indonesia dan berbagai mitra terkait untuk memperluas pemasaran produk lokal, baik di tingkat nasional maupun menuju pasar ekspor. Melalui kolaborasi yang berkelanjutan, Bencoolen Fest diharapkan tidak sekadar menjadi ajang promosi, tetapi juga mampu memberikan dampak nyata bagi pertumbuhan UMKM dan perekonomian masyarakat Bengkulu. Dengan berakhirnya Bencoolen Fest 2026, diharapkan berbagai peluang dan jejaring bisnis yang telah terbentuk dapat terus berkembang sehingga produk unggulan Bengkulu semakin kompetitif dan mampu menembus pasar yang lebih luas.(Koko)

Read More »

Biro Perekonomian Bengkulu Perkuat Keterbukaan Informasi Publik

Bengkulu – Kepala Biro Perekonomian Setda Provinsi Bengkulu, Hendra Gunawan, S.E., M.Si., menjelaskan bahwa keterbukaan informasi publik menjadi bagian penting dalam meningkatkan transparansi dan kualitas pelayanan pemerintah kepada masyarakat, hal di sampaikan di kantor KIP(Komisi Informasi Publik) Bengkulu.(07/10/2026) Menurut Hendra, masyarakat memiliki hak untuk mendapatkan informasi yang jelas dan mudah diakses. Karena itu, Biro Perekonomian terus mendorong penyediaan informasi secara cepat, tepat dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Ia mengatakan, keterbukaan informasi juga diterapkan dalam berbagai program Biro Perekonomian, di antaranya pengendalian inflasi daerah, akses keuangan daerah, ekonomi dan keuangan syariah, serta pembinaan BUMD dan BLUD. Selain itu, Biro Perekonomian terus mengembangkan Rumah Ekonomi Bengkulu sebagai sarana informasi dan layanan terkait ekonomi, keuangan, investasi, pengendalian inflasi dan ekonomi syariah. “Keterbukaan informasi bukan hanya kewajiban, tetapi merupakan bagian dari upaya membangun pemerintahan yang transparan, akuntabel dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” jelas Hendra.(koko)

Read More »

Pemprov Bengkulu dan Kabupaten Kaur Bersinergi Wujudkan Inflasi Terkendali dan Perluasan Digitalisasi Daerah

Bengkulu – Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) dan Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) Kabupaten Kaur menggelar High Level Meeting dan Capacity Building dengan tema “Sinergi dan Evaluasi Kinerja untuk Inflasi Terkendali dan Percepatan Perluasan Digitalisasi Daerah”. (29/09/2026) Kegiatan yang berlangsung di Kabupaten Kaur ini dihadiri Bupati kabupaten Kaur Gusril Pausi, S.Sos, M.AP, Kepala Biro Perekonomian Setda Provinsi Bengkulu Hendra Gunawan, S.E., M.Si, Kapolres Kaur AKBP Wiwin Syamsul Arifin, S.I.K., M.A.P., Kajari Kaur Ivan Hebron Siahaan, S.H., M.H., Sekretaris Daerah Kabupaten Kaur, para Asisten, Staf Ahli Bupati, perwakilan perbankan, tim TPID TP2DD provinsi Bengkulu serta kepala OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kaur, menjadi momentum untuk memperkuat sinergi dalam menjaga stabilitas inflasi sekaligus mendorong percepatan digitalisasi daerah. Bupati Kaur Gusril Pausi, S.Sos., M.AP., menilai forum tersebut menjadi kesempatan strategis untuk memperkuat kerja sama dalam menjaga kestabilan harga sekaligus mendorong peningkatan perekonomian masyarakat di Kabupaten Kaur. “Alhamdulillah, hari ini banyak hal penting yang kita bahas, terutama bagaimana membangun kerja sama untuk menstabilkan harga dan mengangkat perekonomian di Kabupaten Kaur,” ujar Gusril. Ia menyampaikan, Kabupaten Kaur memiliki beragam potensi ekonomi yang cukup besar, khususnya pada sektor pertanian, perkebunan dan perikanan. Menurutnya, potensi tersebut perlu dikembangkan melalui sinergi dan kolaborasi yang lebih luas, baik di dalam daerah maupun dengan kabupaten dan kota lainnya. Salah satu bentuk kerja sama yang dapat dilakukan, kata Gusril, yakni melalui penguatan produksi serta distribusi berbagai komoditas pangan, seperti beras, ikan, daging dan telur. Dengan adanya kerja sama tersebut, ketersediaan pasokan dapat terjaga sekaligus membantu mengendalikan pergerakan harga di masyarakat. “Kolaborasi ini tidak hanya dibangun di dalam Kabupaten Kaur. Kita juga perlu membangun kerja sama dengan kabupaten dan kota lain, sehingga distribusi komoditas dan kestabilan harga dapat terjaga dan manfaatnya bisa dirasakan masyarakat,” katanya. Gusril menambahkan, Pemerintah Kabupaten Kaur akan terus meningkatkan koordinasi serta memperbanyak pertemuan dengan pihak-pihak terkait. Langkah tersebut dilakukan untuk mengidentifikasi dan mengembangkan berbagai peluang kerja sama yang selama ini belum dimanfaatkan secara maksimal. “Banyak hal yang selama ini belum tersentuh. Kita hanya menunggu dan menerima informasi. Sekarang kita mencoba menggali kerja sama ini dan menemukan hal-hal penting lainnya yang bisa kita kembangkan untuk mengangkat perekonomian Kabupaten Kaur,” ungkapnya. Di kesempatan yang sama, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bengkulu Wahyu Yuwana Hidayat menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Kaur atas pelaksanaan High Level Meeting (HLM) TPID dan TP2DD. Ia menegaskan bahwa upaya pengendalian inflasi tidak dapat dipisahkan dari peningkatan kesejahteraan masyarakat, khususnya dalam menjaga agar kenaikan harga barang dan jasa tetap terkendali serta berada dalam sasaran. “Pengendalian inflasi ini sangat berkaitan erat dengan kesejahteraan masyarakat. Harga barang dan jasa kita jaga supaya kenaikannya tidak terlalu tinggi dan tetap berada dalam sasaran,” ujar Wahyu. Ia melihat Kabupaten Kaur memiliki potensi yang cukup besar untuk terus dikembangkan. Menurutnya, peningkatan produksi dan penguatan ketersediaan pasokan merupakan bagian penting dalam menjaga kestabilan harga. Di sisi lain, peningkatan produksi juga akan memberikan dampak terhadap pertumbuhan ekonomi sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat. “Kalau kita bicara ketersediaan pasokan, kita bicara produksi. Ini akan meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat. Formulanya sangat baik,” katanya. Selain pengendalian inflasi, Wahyu turut memberikan apresiasi terhadap berbagai upaya Pemerintah Kabupaten Kaur dalam mempercepat digitalisasi pemerintah daerah melalui TP2DD. Upaya tersebut mencakup digitalisasi pada aspek penerimaan maupun belanja daerah. Meski demikian, menurut Wahyu, masih terdapat sejumlah peluang yang dapat dioptimalkan untuk mempercepat dan memperluas digitalisasi transaksi pemerintah daerah. Dalam hal tersebut, Bank Indonesia menyatakan kesiapan untuk terus memberikan dukungan serta pendampingan kepada Pemerintah Kabupaten Kaur secara berkelanjutan. “Bank Indonesia sangat siap mendukung dan mendampingi Kabupaten Kaur. Ruang untuk menjadi champion ini masih terbuka luas,” ujarnya. Lebih lanjut, Wahyu menekankan pentingnya pemerintah daerah mengomunikasikan dan melaporkan berbagai inovasi maupun program yang telah dilaksanakan. Hal tersebut dinilai penting agar berbagai aktivitas dan capaian pemerintah daerah dapat diketahui oleh pemerintah pusat. “Sering kali kita melakukan sesuatu, tetapi pemerintah pusat tidak mengetahui aktivitas yang dilakukan di daerah. Karena itu, perlu dilaporkan dengan baik. Narasinya baik, visinya jelas, dan arahan Pak Bupati yang selama ini sudah dilakukan juga bisa dinarasikan dengan baik,” tegasnya. Dalam rapat Kepala Biro Perekonomian Setda Provinsi Bengkulu Hendra Gunawan, S.E, M.Si menjelaskan program Makan Bergizi Gratis (MBG) menjadi salah satu faktor dominan yang memengaruhi pergerakan Indeks Perubahan Harga (IPH) di Kabupaten Kaur. Hendra menjelaskan, aktivitas MBG memiliki korelasi +0,785 atau sangat kuat terhadap pergerakan IPH. Saat sekolah aktif, seperti Maret, Juni dan September, permintaan telur, daging ayam dan sayuran meningkat sehingga pasokan di pasar ritel menipis dan mendorong kenaikan harga. Sebaliknya, saat libur sekolah pada April dan Juli, berkurangnya permintaan MBG turut membuat IPH bergerak ke zona deflasi. “Ini menunjukkan pentingnya sinkronisasi kebutuhan dapur MBG dengan ketersediaan komoditas di pasar ritel agar peningkatan permintaan tidak menekan pasokan dan harga,” ujar Hendra. Selain MBG, kenaikan BBM nonsubsidi pada Juni 2026 turut memberikan dampak dengan korelasi +0,342 atau sedang. Dampaknya terutama merambat melalui kenaikan biaya transportasi dan logistik jalur Lampung–Kaur, yang kemudian ikut memberikan tekanan terhadap harga pangan hingga Agustus–September. Untuk menjaga stabilitas harga, Hendra mendorong TPID Kaur memperkuat sinkronisasi logistik MBG dan pasar ritel, Kerja Sama Antardaerah (KAD), penyerapan hortikultura lokal, Subsidi Ongkos Angkut (SOA) melalui Dana BTT, serta optimalisasi potensi perikanan seperti ikan tongkol. Gerakan Pangan Murah (GPM) juga perlu dilakukan secara masif dan terarah. Terkait evaluasi kinerja TPID oleh Kemendagri tahun 2026, Hendra menekankan pentingnya aksi nyata, bukan sekadar administrasi, digitalisasi validasi data, penguatan intervensi pasar murah, serta sinkronisasi dengan indikator kinerja makro pemerintah daerah. “Ke depan, kita harus berfokus pada aksi lapangan yang konkret berbasis data, ketepatan waktu pelaporan digital, serta integrasi indikator makro daerah,” tegasnya. “Langkah tersebut diharapkan mampu memperkuat respons TPID Kaur dalam mengantisipasi tekanan harga, menjaga pasokan dan distribusi, serta melindungi daya beli masyarakat,”pungkasnya.(Koko)

Read More »

Sekda Provinsi Bengkulu Sidak Gedung Olahraga

BENGKULU — Sekretaris Daerah Provinsi Bengkulu, Dr. H. Herwan Antoni, S.K.M, M.Kes, M.Si, melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Gedung Olahraga (GOR) Provinsi Bengkulu, didampingi Kepala Biro Perekonomian Setda Provinsi Bengkulu Hendra Gunawan, S.E, M.Si dan Kepala seksi sapras UPTD Dispora Deti Mahdalene, S.I.Kom, [20/9/2026] Sidak tersebut dilakukan untuk melihat secara langsung kondisi sarana dan prasarana olahraga, khususnya fasilitas lapangan tenis, sekaligus meninjau perkembangan pembangunan lapangan bulutangkis yang berada di kawasan Gedung Olahraga. Dalam kunjungannya, Sekda Herwan Antoni meninjau kondisi lapangan tenis serta fasilitas pendukung yang tersedia. Peninjauan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah untuk memastikan fasilitas olahraga dapat terawat dan dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat maupun para atlet. Selain melihat kondisi lapangan tenis, Sekda juga meninjau pembangunan lapangan bulutangkis. Ia melihat perkembangan pekerjaan di lapangan dan memperoleh penjelasan dari pihak terkait mengenai pelaksanaan pembangunan tersebut. Sekda Herwan Antoni menekankan pentingnya pengelolaan dan pemeliharaan fasilitas olahraga secara baik agar sarana yang tersedia dapat memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat serta para atlit, sekaligus mendukung pembinaan dan peningkatan prestasi olahraga di Provinsi Bengkulu. Kepala Biro Perekonomian Setda Provinsi Bengkulu, Hendra Gunawan, turut mendampingi peninjauan sebagai bentuk dukungan terhadap pengelolaan aset dan fasilitas daerah agar dapat dimanfaatkan secara efektif dan memberikan nilai manfaat bagi masyarakat. Sementara itu, Kepala seksi sapras UPTD dispora, Deti, menyampaikan kondisi dan perkembangan fasilitas yang berada di bawah pengelolaan UPTD Gedung Olahraga, banyak yg harus di perbaiki serta beberapa fasilitas pendukung di lapangan tenis ini dan termasuk progres pembangunan lapangan bulutangkis. Melalui peninjauan langsung tersebut, diharapkan pengelolaan fasilitas olahraga di Provinsi Bengkulu semakin optimal, sehingga keberadaan GOR dapat terus mendukung aktivitas masyarakat serta pembinaan atlet dan pengembangan olahraga di daerah.

Read More »

Gubernur Helmi Hasan Raih detikSumatera Awards 2026, Dinilai Dorong Konektivitas Antarwilayah

Keluarga Besar Biro Perekonomian Sekretariat Daerah Provinsi Bengkulu mengucapkan: 🎉 Selamat dan Sukses 🎉 KepadaBapak Helmi Hasan, S.E. Gubernur Bengkulu Atas diraihnya penghargaan detikSumatera Awards 2026 sebagai bentuk apresiasi atas komitmen dan kontribusi dalam mendorong konektivitas antarwilayah serta pembangunan Provinsi Bengkulu. Penghargaan ini menjadi motivasi untuk terus menghadirkan pembangunan yang semakin terintegrasi, memperkuat konektivitas, membuka akses ekonomi, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat Bengkulu. Semoga penghargaan ini semakin memacu semangat dalam mewujudkan Bengkulu yang maju, sejahtera, dan terkoneksi. Biro Perekonomian Sekretariat Daerah Provinsi Bengkulu

Read More »

Biro Perekonomian Ikuti Pelatihan Pengelolaan Media Sosial Masyarakat Angkatan II

Biro Perekonomian Setda Provinsi Bengkulu mengikuti kegiatan Pelatihan Pengelolaan Media Sosial Masyarakat Angkatan II yang diselenggarakan oleh Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (Kominfotik) Provinsi Bengkulu. Kegiatan ini diikuti oleh perwakilan Biro Perekonomian bersama peserta dari berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Provinsi Bengkulu. Acara dibuka secara resmi oleh Staf Ahli Gubernur Bidang Sumber Daya Manusia (SDM). Pelatihan dilaksanakan pada tahun 2026 sebagai bagian dari upaya peningkatan kapasitas sumber daya manusia di bidang komunikasi digital dan pengelolaan media sosial pemerintah. Kegiatan berlangsung di Bengkulu dan difasilitasi oleh Dinas Kominfotik Provinsi Bengkulu, Kamis, 11 Juni 2026 Pelatihan ini bertujuan meningkatkan kompetensi aparatur pemerintah dalam mengelola media sosial secara profesional, informatif, dan responsif guna mendukung keterbukaan informasi publik serta memperkuat citra positif pemerintah di era digital. Melalui pemaparan materi, diskusi interaktif, dan praktik pengelolaan konten digital, peserta dibekali pengetahuan mengenai strategi komunikasi publik, pembuatan konten yang menarik, pemanfaatan teknologi digital, serta pengelolaan media sosial yang efektif dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Kehadiran Biro Perekonomian dalam kegiatan ini menjadi bentuk komitmen untuk terus meningkatkan kualitas penyebarluasan informasi kepada masyarakat melalui media sosial yang informatif, edukatif, dan terpercaya. Diharapkan ilmu yang diperoleh dapat diterapkan dalam mendukung publikasi program dan kegiatan Biro Perekonomian sehingga informasi pembangunan daerah dapat tersampaikan secara lebih luas, cepat, dan tepat sasaran.

Read More »